Bom Waktu Nyaris Meledak di Poso

25-Dec-2012 10:27:05 WIB | KRIMINAL NASIONAL | 372 Views |

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana

SULAWESI TENGAH (25/12) - Sebuah bom aktif yang menggunakan pengatur waktu (timer) nyaris melukai aparat kepolisian di Kabupaten Poso Selasa pagi. Beruntung, 30 menit hitungan mundur sebelum meledak, bom tersebut berhasil dijinakkan polisi.


Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana mengungkapkan, bom tersebut ditemukan di Pos Polisi di depan Pasar Sentral Poso, pukul 06.00 Wita. Bom pertama kali ditemukan saat anggota lalu lintas saat hendak berjaga di pos tersebut.

 
"Tadi pagi (kemarin) pukul 06.00 Wita, anggota pos pengamanan masuk pos dilaksanakan steril tempat. Ditemukan tas ransel mencurigakan di bawah tempat duduk," ungkap Dewa Parsana, kemarin.

 
Tim Jihandak yang tiba di lokasi kejadian segera membawa paket bom tersebut ke Polres Poso yang berjarak sekitar 200 meter untuk dijinakkan. "Pukul 07.00 Wita, Polres Poso dan Tim Jihandak berhasil menjinakkan bom timer aktif dalam tas ransel itu," kata dia.



Dia menjelaskan setelah diurai, diketahui bom yang dirangkai dalam jeriken 5 liter berwarnma merah tersebut berisikan bubuk urea nitrat, ratusan paku 13 sentimeter, dan 2 detonator berupa ponsel.
Hasil analisa sementara, kata dia bom tersebut telah diatur menggunakan timer ledak. Jika tak segera dijinakkan, maka dalam hitungan mundur 30 menit bom tersebut akan meledak. Namun akhirnya berhasil dijinakkan pukul 07.00 atau 30 menit sebelum meledak. "Timer ledak pukul 07.30," jelas dia.


Jenderal bintang satu Polri ini mengatakan, kemungkinan bom ponsel tersebut diletakkan oleh pelaku tengah malam pada saat pos tersebut tidak dijaga. Sesuai prosedur tetap (Protap), kata dia pos tersebut diisi oleh petugas pukul 06.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita.


"Perkiraan tengah malam benda itu diletakkan. Sebelum masuk pos anggota sterilkan tempat, maka ditemukanlah barang mencurigakan itu," kata mantan Wakapolda Sulteng ini.
Sampai siang kemarin, kepolisian masih mengejar pelaku yang meletakkan bom yang nyaris melukai anggota polisi tersebut. Pelaku diduga masih terkait dengan kelompok yang selama ini menebar teror di Poso.

Diketahui, bom yang menggunakan timer ponsel seperti ini bukan kali pertama ditemukan di Poso. Jika kemarin bom dijinakkan sebelum meledak, berbeda dengan bom sebelumnya yang meledak di Pos Polisi Lalu Lintas, di Kelurahan Kasintuvu, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Saat itu, ledakan tersebut mengakibatkan seorang polisi lalu lintas Polres Poso, Briptu Rusliadi dan satpam Bank BRI Akbar, terluka. Pos polisi juga mengalami kerusakan ringan.


Ditemukan sebuah ponsel merek Samsung, serta kabel-kabel yang mirip rangkaian bom. Ponsel tersebut diduga sebagai detonator yang memicu ledakan. “Ya, ada kemiripan dengan bom yang meledak Pos Polisi Lalu Lintas di Kelurahan Kasintuvu beberapa waktu lalu. Masing-masing menggunakan ponsel sebagai pemicu ledakan,” kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno.
Bom ini juga mirip dengan bom yang meledak di Kabupaten Morowali Sulteng, Sabtu (29/9) lalu. Saat itu, ledakan terjadi di depan rumah Nurhayati, 35, warga Dusun II (Lee), Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali, pukul 21.00 Wita.


Saat itu, tim identifikasi Polda Sulteng menemukan sejumlah serpihan besi atau paralon dan serpihan ponsel di sekitar TKP. Morowali adalah kabupaten bertetangga dengan Poso yang juga pemekaran dari Kabupaten Poso, beberapa tahun silam.


Diketahui, kurun waktu dua bulan terakhir, setidaknya sudah belasan bom siap ledak ditemukan oleh aparat TNI/ Polri di Poso. Beberapa waktu lalu, Polda Sulteng menggelar 15 bom siap ledak, 26 detonator, 23 amunisi, senjata api (senpi), telepon genggam dan bubuk putih bahan pembuatan bom, serta ranjau seberat 10 kilogram.


Sementara itu, penemuan bom di Pos Polisi di depan Pasar Sentral Poso tak mengganggu perayaan Natal di daerah tersebut. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno mengatakan, sebanyak 3 SSK aparat TNI/ Polri yang disiagakan untuk kelancaran beribadah, termasuk menjaga sejumlah gereja di Poso.
“Semua berjalan dengan aman dan tertib. Ada 3 SSK yang disiagakan untuk pengamanan Natal di Poso,” kata perwira dua melati ini. (MAN)

 



Editor: Habari Hulondhalo

COPYRIGHT � 2012



Komentar Pembaca
    Kirim Komentar

    My Ballot Box
    Tita Walikota ta Otohilamu?













    Bilohi Hasil Poling
    Exit Jangan Lupa Klik Like Ya
    • Dugaan Ijazah Palsu “AD”, Panwas Selidiki Hingga Ke Kemendiknas

      22-Dec-2012 02:02:15

      Dugaan Ijazah Palsu “AD”, Panwas Selidiki Hingga Ke Kemendiknas

      JAKARTA (22/12) - Walau sudah mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo,  Polda Gorontalo  dan SD Negeri 2 Luwoo tempat  yang mana kabarnya Adhan Dambea “AD” pernah menuntut ilmu, rupany ...

    • MK Putuskan Bubarkan BP MIgas Negara Rugi Rp 1 Triliun per Hari

      15-Nov-2012 07:04:34

      MK Putuskan Bubarkan BP MIgas Negara Rugi Rp 1 Triliun per Hari

      Jakarta (Mediagorontalo.com) - Pembubaran Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi akan mengganggu produksi migas dan pendapatan negara d ...

    • Keluarga Obama usai kemenangan Pilpres AS

      07-Nov-2012 05:39:04

      Keluarga Obama usai kemenangan Pilpres AS

      NEW YORK - Taipan properti Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tidak bisa terima dengan kemenangan Barack Obama dalam Pemilihan Presiden AS 2012. Trump bahkan meluapkan kemarahannya itu di situs sosial media. ...

    • 'Dijepit' Prabowo-Rothschild, Saham Bakrie Keok

      07-Nov-2012 09:47:36

       'Dijepit' Prabowo-Rothschild, Saham Bakrie Keok

      JAKARTA - Nat Rothschild sudah memberikan proposal tandingan kepada Bumi Plc untuk mencegah Grup Bakrie mengambilalih PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). ...

    • Manajer Bank Mandiri Cabang DPR Diperiksa KPK

      06-Nov-2012 12:19:02

      Manajer Bank Mandiri Cabang DPR Diperiksa KPK

      JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil manajer Bank Mandiri Cabang Kompleks DPR, Dede Daradjat, terkait penyidikan kasus pengurusan anggaran pengadaan Alquran dan Laboratorium di Kementerian Agama. ...

    Apakah Anda Merasa Puas Dengan Kontent-Konten mediagorontalo.com?
    Ya
    Tidak